Sabtu, 26 Mei 2018

Teruntuk Wanitaku, Selamat Ulang Tahun

30 Oktober 2000, adalah hari dimana dulu kamu pertama kali dilahirkan, hari dimana orang-orang disekitarmu merasa bahagia sekaligus terharu akan kehadiranmu. Seorang gadis kecil yang lahir dari orang tua yang hebat, seorang gadis kecil yang di beri nama "Triska" dengan akrabnya aku selalu memanggilmu hanya dengan sebutan "Ikka".

Gadis kecil itu, aku mengenalnya saat aku duduk di bangku Sekolah Dasar, yah, dimasa itu aku belum tahu apa sebenarnya sosok sahabat itu, aku hanya bersama gadis kecil itu lalu menghabiskan waktu untuk bermain dan belajar bersama. Sedikit cerita, gadis kecil itu dulunya adalah sainganku disekolah, aku selalu berada di bawahnya, namun bukan berarti aku iri terhadapnya, hanya saja itu membuatku untuk lebih semangat dalam belajar. 6 tahun aku bersama gadis kecil itu.

Setelah kami lulus Sekolah Dasar, kamipun berpisah, bukan berpisah lantas tak bertemu atau bertegur sapa, aku dan dia hanya berbeda sekolah. Gadis kecil itu kini beranjak remaja, yah di tumbuh menjadi gadis remaja yang cantik dengan pribadi yang menawan. Berbeda sekolah tidak membuat kita menjauh kami masih sering bersama hanya saja saat kami duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama tidak seperti saat kami di Sekolah Dasar. Singkat cerita, kami pun menempuh sekolah dan menghabiskan 3 tahun masa belajar.

Tidak terasa, saat ini gadis itu dan dan aku beranjak di Sekolah Menengah Akhir, dan kabar baiknya kami berada dalam sekolah yang sama lagi, bahkan selama 3 tahun kami tetap berada dalam bangku dan kelas yang sama. Terlalu banyak cerita di masa ini yang tak dapat ku ceritakan satu persatu. Hanya saja, gadis itu terus menemaniku dalam setiap keadaan, dia mengerti setiap sikap dan keanehanku, dia mampu menjadi sandaran dan tempat berbagi setiap keluh kesahku. Dan disinilah aku mulai mengerti apa makna sahabat itu.

Hari ini, 30 Mei 2018
Tanggal dengan angka yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya kembali menyapamu hari ini, bukan hal yang mudah untuk bertemu dengan hari ini. Berterima kasihlah kepada Tuhan si pemilik segala kisah yang kembali mampu memberikanmu kisah di hari berbahagia ini. Begitupun dengan aku yang bisa kembali melihat senyummu di hari  tepat usiamu menginjak 18 tahun. Kau bukan hanya sekedar sahabat saja. Namun, kau-pun adalah tempat bertengkarku. Bisa menyerang kapan saja, dan kemudian sayang-sayangan kembali. Hahaha.... lucu memang jika mengenang segalah kisah yang telah kita lewati.

Sekali lagi selamat ulang tahun, teruntuk wanitaku. Semoga dirimu menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dapat membanggakan orang tua. Dan yang paling penting adalah, jangan mengecewakan ‘malaikat-malaikat’ Tuhan yang dikirim untukmu. Semoga sukses Wanitaku. Maafkan aku yang belum sangat pantas untuk menjadi seorang sahabat yang layak.

Selamat menjalani hari-hari yang lebih baik lagi sayangku. Do Your Best!

With Love
Your BestFriend, Suci Haerunnisa