Minggu, 10 Desember 2017

Diujung R a s a 💔

. Bolehkah ku tanya kabarmu? Sepertinya tidak perlu, karena ku yakin kamu baik2 saja. Masih ingat kah kamu dengan cerita kita? Ku yakin tidak, mau ku ajak bernostalgia? Mau ku ajak mengingat semua cerita kita? Mau ku ajak mengingat semua janjimu dahulu? Marilah, datang kepadaku dan ku ceritakan kembali semuanya. Aku masih ingat betul detik demi detik setiap cerita kita, cerita yang ku nikmati begitu dalam. Tapi kali ini tidak akan ku ceritakan secara detail, tidak akan ku sebutkan setiap tanggal, bulan, dan tahunnya meskipun masih ingat semuanya dengan jelas dan bahkan akan sulit untuk ku lupakan

Kamu, masih ingatkah dengan awal dari cerita kita? Ku yakin tidak, mari ku ceritakan. Dulu kamu datang dengan segala harapan yang ada, harapan yang sampai sekarang masih ada dalam pikiranku. Yah, kamu berusaha dengan kuat untuk meyakinkanku, meyakinkanku bahwa kamu tidak sama dengan sebelumnya, jelas saja kamu tidak ku percaya namun, entah kenapa pada akhirnya kamu berhasil membuatku yakin and finally saya jatuh dalam pelukanmu.

Sudah ingat? Haah, sepertinya kamu mulai ingat bukan? Masihkah ingin ku teruskan? Kamu boleh berhenti sampai disini, tapi aku tetap akan mengajakmu bernostalgia.

Sehari, Dua hari, seminggu, dua minggu, sebulan.
Terasa sangat cepat, kamu tetap saja ada di sampingku, yah kamu memang pribadi yang baik, sopan, dan penuh perhatian. Dan aku semakin larut dalam perasaan ini, padahal ku tau ini akan sangat menyakitkan nantinya.

Bagaimana? Semuanya yang ku tulis ini benar bukan? Kamu pasti mulai mengingat, terutama mulailah mengingat janji dan kata2mu waktu itu. Mari ku teruskan cerita ini

Dua bulan
Kamu adalah pria yang pekerja keras, kamu sibuk, bahkan sangat sibuk. Lambat laun kamu berubah, entah karena apa. Ku beranikan diriku untuk bertanya, tapi apa kamu malah seakan ingin menyerah denganku. Tidak, tidak semudah ini. Kamu pikir hatiku kuat? Tidak!!! Saya butuh kamu!!  Tapi apa? Kamu nyatanya ingin menyerah denganku. Ingatkah kamu dulu semua perkataanmu? Sepertinya kamu lupa atau bahkan pura2 lupa!! 

Tidak!! Aku tidak ingin orang lain, yang ku mau hanya kamu!! Kamu!!  Kamu!!  Tapi apa? Tidak bisakah kamu tetap berada disampingku? Inikah ujung dari rasamu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar